"Zoon politicoon".
Apa sih yg lo inget dari kata2 itu? Kalo gak salah sih itu asalnya dari mulut si Aristoteles, yg artinya manusia adalah makhluk yg jamak, dlm artian mereka gak bisa hidup sendiri tanpa bergantung pada makhluk lain (manusia yg lain gitu maksudnya)....
Bicara tentang ketergantungan nih, pernah gak sih lo ngerasain tentang pentingnya seseorang yg spesial dlm hidup lo? Terus kalo misalnya tiba2 suatu peristiwa mengubah arah hidup lo pelan2, terus lo harus pula pelan2 melepas orang itu dari satu tempat spesial di hati lo, sanggupkah? Bicara pula tentang sanggup dan gak sanggup, ya kita wajib utk sanggup. Secara, tiap manusia pasti bakal ngalamin periode kehilangan dlm hidupnya, entah kehilangan itu berarti orang itu pergi utk selama2nya (wafat), terpisah jarak (long distance), ataupun memang situasi yg gak menghendaki kita utk bisa bersama2 dg orang tsb...
Coba gw kerucutin lagi deh. Karena temanya juga masih gak jauh2 dari cinta, ya pasti yg bakal dibahas disini tentang melepaskan orang yg kita sayang (crush). Jujur, awalnya pasti sulit. Mulai dari membunuh perasaan dlm diri kita ke doi, terus juga harus adaptasi kembali ke lingkungan sebelum kita suka sama doi, sampai bener2 akhirnya merelakan doi utk mencapai kebahagiaannya sendiri, meskipun gak sama kita juga...
Gw resmi masuk jajaran kawan2 gw yg memang sebelumnya juga udah ngerasain (sebut saja A dan B). Patah hati, itu pasti. Bohong kalo gw seneng ditolak sama cewek, tapi dari sini (sekali lagi) gw bisa belajar utk bisa fokus ke hal yg lebih penting (skripsi gw). Selain itu, gw juga mulai bisa legowo dg keputusan yg telah ditetapkan. Ingat, kebesaran hati utk menerima "kekalahan" itu bukan sesuatu yg bisa diremehkan. Dari situ lo bisa menilai, diri lo pantes gak utk jadi pria sejati...:-)
Cukup sekian, wassalam...:-D
"You know you love someone when you know you want them to be happy, even if their happiness means that you are not a part of it."

